Jumat, 07 Februari 2014

For This Time...



Hello, diary!

Today I come back again to my lovely old blog a.k.a diary :)

It's been long time and I nervous anyway (lebay :p)

Hmm..

Now i'm almost 23 years old, at this May exactly.. I rarely touched and updated this blog again

Presently I work at office where is not far from my house,

The company is not so big, but it is well developed and DIFFERENT from others

Why different?

Yeah, the representative of recent owner (then she said the real owner of the company was The Almighty God) explained that we have to work  in purpose of changing our mindset,

We work for God,

Not for money,

By working, we love God more which mean we are willing to turn our characteristic to be Godly man

I admit changing character which has been carving for years is not easy at all,

However I know God has provide way for me to be able to engage in this matter, until the end

As long as I want and I don't quit to walk this life with Him

Honestly, I am quite anxious,

It has been 1 year I worked in my recent company,

Try to figure out if time has arrived to move to another job,

Not because I am willing to earn better salary

I graduated last May 2013,

Actually it's normal thing if fresh graduated plan to get job that suitable to her major in university

So what am I worrying?

I don't know *sigh..*

It would be difficult decision to leave my current job,

Also, I am afraid to get into a real life, where the climate of new workplace allowed you to cheat on your colleagues to achieve higher promotion, even using dirty tricks,

I often hear kinda stuff and so on,

Nah.. Sounds like I am a crybaby child,

I must wake up! Be brave!

What should I have to be afraid of? I have Big God :)



Rabu, 31 Oktober 2012

Teng Tong Teng

Hello, blog.. udah lama aku gak nulis di sini lagi :) dan hari-hari berjalan sangat cepat.. Nggak terasa skrg aku udah semester 7 lho ;) udah waktunya ngerjain tahap awal dari yang namanya skripsi, namanya.. PROPOSAL SKRIPSI *neng-nong-neng*

Proposal skripsi itu kerjan dari bab 1-3, sedangkan bab 4 dan 5nya ntar pas semester 8.. Kemaren c ngerjainnya so far so good, lancar tanpa kendala yang berarti selain aku harus ngerjainnya cpt. soalnya dosen aku udah mau naik haji kira-kira 2 minggu sebelom dia pergi.. wuihh.. jadi ngebut deh kemaren.

Untungnya.. ya untungnya.. aku bisa mengerjakan dengan baik ^^ dan kemaren udah ngumpul. hehehehehe~~ setidaknya buat skrg bisa napas n fokus buat belajar n bikin presentasinya,, tampaknya jalan menuju kelulusan masih agak panjang. tapi aku yakin bisa lewatin dengan baik. positive thinking is very needed for this time until next year :D

btw, skrg aku lagi di kantor.. yuph, sudah magang lho skrg *bangga gitu* hahahahha.. kerjaanku di sini sebenernya pertama bukan duniaku. kalo ada yang nanya kenapa begitu? ya krn aku disuruh jadi jurnalis otomotif!

pertama sih bingung, kira-kira aku bisa gak ya. karena aku sama sekali gak ngerti istilah-istilah otomotif saat itu. tapi setelah dicoba, lama-lama bisa n lumayan seru jg.. orang di sini friendly dan asiq lho :') oh ya, pertamanya pas direkrut ada staff yang pengen liat blog ini. mungkin maksudnya pengen tau apa aku bisa nulis apa nggak. aku sempet malu dan gak pengen kasih unjuk, soalnya aku jarang ngupdate blog n isinya campur aduk kayak gado2 xD wkwkwkwk,,

tapi setelah dicari, gak ketemu.. gara-gara aku lupa emailnya. wakakakak~~ parah banget yakh. blognya gak jd diliat deh. tapi gpp, hahahaha.. oh ya, mentorku baek koq. dia anak LS batch 9. di sini gak dicuekin dan diajarin, cukup berkesan :)

btw, aku balik kerja dulu ya.. laen kesempatan nulis lagi (~.~)v



Rabu, 15 Agustus 2012

Hey, Jangan Bikin Aku Jealous




Cowokku namanya Zefran. Kami jadian tanggal 22 Januari lalu ketika sedang makan malam bersama di sebuah kafe. Tanpa disangka, dia menembakku dengan memainkan gitar dan melantunkan sebuah tembang romantis berjudul “Would you like to be my last girfriend”. Uuh.. Aku masih ingat perasaan melambung dan tersipu malu karena ditembak oleh cowok ganteng ranking 10 besar di sekolahku. Tak perlu berpikir panjang, aku pun mengiyakannya. Sejak saat itu, kami resmi menjadi sepasang kekasih yang menarik perhatian banyak teman sekelasku.

“Ra, kamu kenapa mau terima Zefran? Kamu yakin suka sama dia?” tanya Elsa, teman sekelas yang duduk sebangku di depanku dengan rasa ingin tau. “Simpel, El. Aku dari lama suka dia. Hehehe. Dan Zefran orangnya baik. Ganteng pula. Ternyata kami saling suka,” jawabku dengan tersenyum simpul. “Selamat ya, Ra. Tapi kamu harus jaga baik-baik cowok kamu thu. Saingan kamu banyak lho di kelas sebelah. Junior-junior kita juga banyak yang demen sama Zefran,” ucap Elsa dengan mengecilkan suara seperti sedang berbicara sesuatu hal yang rahasia.
Memang tak disangkal, Zefran cukup populer di sekolah kami. Setiap kehadirannya rata-rata menarik perhatian banyak wanita. Aku sudah bersahabat cukup dekat dengannya semenjak kami ditempatkan sekelas di kelas XI-3, setahun yang lalu. Aku pikir, diriku adalah cewek yang sangat sederhana. Trendy banget nggak, cakep relatif, pinter lumayan lha.. Tapi.. Kadang banyak lemotnya kalo lagi gak nyambung. Hehehe. Walau begitu, entah kenapa Zefran senang ngobrol denganku, kami banyak mengeluarkan guyonan ketika sedang ngobrol. Aku merasa dia sahabat yang nyambung dan aku nyaman dekat dengannya. Tapi jujur dalam hatiku, aku tak terlalu berharap menjadi orang yang spesial baginya meskipun aku juga ada rasa suka terhadapnya. Kedekatan kami terkadang dijadikan bahan ledekan di kelas, aku sekeras mungkin berusaha bereaksi dengan wajar meskipun dalam hati merasa senang. Aku tak mau merusak persahabatan kami dengan feeling-feeling yang gak perlu.
6 bulan berlalu sejak kami pacaran, entah kenapa aku merasakan perubahan sikap pada Zefran. Jika dulu ia sangat perhatian padaku sampai hal-hal yang detil sekalipun mengenai diriku, sekarang perhatiannya sedikit berkurang. Ya masih bertanya melalui BBM setiap hari apakah aku sudah makan, sedang apa, kenapa belum tidur, dan sebagainya, tetapi  nada BBMnya terkadang terasa tidak terlalu intim seperti dahulu. Aku tidak tahu apakah ini hanya perasaanku saja atau mungkin aku yang terlalu sensitif. Tetapi naluriku mengatakan demikian.  Aku berusaha berpikir positif dan menghibur diriku sendiri bahwa Zefran sedang sibuk membantu papanya berjualan di toko alat musik keluarganya di bilangan Kelapa Gading. Toko mereka cukup besar dan sudah mempunyai banyak pelanggan, dan akhir-akhir ini Zefran sering bercerita mengenai perkembangan toko mereka yang akan membuka 2 cabang lagi sehingga Zefran cukup kewalahan. Aku berusaha memaklumi itu sebagai pacar yang baik.
Zefran Setyadi: Beb, lagi apa?
Zefran Setyadi: Aku barusan pulang nih
Syerahani –Chan: Cepet mandi sana, beb J kamu udah makan belum? Aku lagi online aja
Zefran Setyadi: Udah, tadi makan di kaki lima abis dari toko. Kamu udah makan kan?
Zefran Setyadi: Beb, aku belom ngerjain peer inggris ne. Soalku ilang. Kamu bisa tolong photoin  kertas soalnya gak?
Syerahani-Chan: Udah dong. Boleh aja, beb. Tunggu ya
Syerahani-Chan: Sending picture... IMG-20120714-00510
Syerahani-Chan: Udah yah, beb J btw, tadi kamu makan di kaki lima yg mana? Sendirian? Aku gak diajak :’(

(Tidak lama kemudian, BBMku bertanda R. Tetapi jawabannya baru muncul 15 menit kemudian)

Zefran Setyadi: Xbb. Aku barusan mandi. Tadi aku makan deket toko koq. Yang waktu itu aku bawain ke rumah kamu malem-malem.
Zefran Setyadi: Hahaha.. Kamu khan pasti udah makan, beb. Lagian udah malem. Besok aja kalo mau

(Tiba-tiba feeling gak enak menghantuiku. Biasanya Zefran selalu menjawab setiap pertanyaanku walau cuma di BBM. Dia tidak menjawab satu pertanyaan)

Syerahani-Chan: Oo.. Kamu makan sendirian? Boleh, ayuq J
Zefran Setyadi: Nggak.
Zefran Setyadi: Tadi barengan sama Fei. Hahaha
Zefran Setyadi: Kamu belom ngantuk?

Fei Anggreni, karyawan baru di toko musik keluarga Zefran yang diterima bekerja sejak 2 bulan yang lalu. Fei berparas cantik, tinggi, dan ramah. Aku pernah sedikit ngobrol dengannya ketika sedang berkunjung ke sana. Anaknya baik hati dan enak diajak bicara. Jujur aja, waktu itu sempat terbesit dalam pikiranku suatu ketakutan jika Zefran akan berpaling dariku karena lebih menyukai Fei yang begitu menarik. Apalagi mereka selalu mempunyai waktu untuk bertemu dan  menghabiskan waktu banyak ketika bekerja di toko. Dalam lubuk hatiku, aku cemburu kepadanya.

(BERSAMBUNG....)

Senin, 18 Juli 2011

Tanaman cabe yang pantang menyerah

jadilah tanaman cabe yang jika dipetik pun tidak mati dan tetap menumbuhkan daun - daunnya di tempat bekas patahan batangnya ^^
artinya jangan pernah menyerah.. kalo pun jatuh, harus berusaha bangkit lagi. karena dunia belom berakhir dan waktupun terus berjalan nggak peduli kita masih down oleh beratnya persoalan - persoalan yang ada.
untuk saat seperti ini, hal yang kita butuhkan adalah pengharapan, positive thinking, dan doa.
kenapa demikian? karena untuk memperbaiki jiwa yang tawar atau remuk (kira - kira begitu bahasanya :p) perlu power of mind juga.
saat kita terpuruk, kita bisa bangkit dengan semangat
contohnya dengan positive thinking yang bisa membuat kita seolah - olah semangat gak ada matinya deh, walopun udah digencet sedemikian rupa. hehehehe.
dengan pengharapan pun kita juga tau kalo kita punya hari depan, tentunya bersama TUHAN.
oleh karena itu kita juga perlu doa yang harus dijadikan sebagai nafas hidup kita sehari - hari, artinya tiada hari tanpa berdoa, jadikan doa sebagai gaya hidup ^^
aku pribadi merasa diriku gak berdaya kalo tanpa Tuhan.
begitu banyaknya masalah, entah masalah pribadi, masalah keluarga ato masalah di kampus, yang membuatku bad mood, down, n gak mau ngapa - ngapain.
tapi TUHAN selalu bikin aku kuat, semangat lagi.
kalo aku nggak kenal Tuhan, mungkin hidupku akan hancur karena itu jika itu terjadi, pasti aku hidup dengan seenaknya.
terima kasih Tuhan atas semuanya :)

Kamis, 17 Februari 2011

Uncertainty of Life, Unchanged Love of God

Meski hari ini langit mendung
Burung tetap berkicau di udara
Bersenandung ceria menyambut sore yang menyembul di cakrawala

Meski kemarin langit hujan
Petir menyambar menimbulkan kegalauan di hati setiap makhluk hidup
Akan ada waktunya langit bersinar cerah kembali
Bahkan menampakkan pelangi sehabis hujan

Meski besok langit cerah
Tidak ada kepastian hujan tidak akan datang kembali
Tetapi ketika tetes2 air dari langit turun
Sang Pencipta tahu yang terbaik

Karena saat itu lah ada kebersamaan

Selasa, 15 Juni 2010

Balada Mucus man 2


Previous story:
pada suatu hari berdiamlah seorang pemuda yang bernama Echan berusia 24 tahun. Hidupnya yang biasa2 saja berubah menjadi luar biasa sejak diculik oleh sekelompok makhluk misterius yang diduga alien, terdapat perubahan yang sangat mengerikan yang joroq dlm tubuh echan..

***

"hattchiimmm...!" BRUSHHH.. BLUPP.. BLUUPPP... Nyesssh..
Lantai yang ketumpahan oleh mucus echan tiba2 berubah menjadi lunak seperti karet melepuh dan mengeluarkan asap. "Mak? ada apa ini?" echan shock dengan apa yang dilihatnya. Matanya masih seperti tidak mempercayai hal yang baru dilihatnya. Oleh karena itu dengan jari telunjuk kirinya, ia mengaduk-ngaduk lantai semen lunak tersebut. "Ya ampun.. Lembek banget.. kayak karamel," dengan takjub, echan mengamati lekat2 partikel lunak lantai semen yang bercampur dengan mucus yang telah mengering di tangannya. Kemudian diendus-endusnya partikel tersebut karena penasaran yang membuat Echan muntah-muntah 5 menit kemudian akibat ia mencium bau jigongnya sendiri yang blom gosok gigi selama seminggu yg terkandung dlm mucusnya.
"Mak? Mak?" panggil echan ribut. "Ada apa, anakku ingusan sayang? Gak liat emak lagi sibuq masak? bantuin sini..!" jawab emaknya Echan. "aah.. Itu nanti dulu, mak. Mak ke sini dulu, ada hil yg mustahal barusan kejadian sama saia"jawab Echan berisik, selalu bawel sih dia.. :p namanya juga sayang anak dan Echan selalu dimanjakan karena anak laki2 sendiri dlm keluarga, serta mucusnya dianggap keberuntungan untuk usaha tanaman urang-aring keluarga, maka emaknya segera datang menghampiri Echan.
"Haduhh.. Echannn.. Mak lagi sibuk banget ne. Ada apa, boy?" tanya emaknya Echan sambil mengelap peluh akibat kepanasan di sapur. "Sini, mak.. Liat nie lantai.." tunjuk Echan ke sebidang lantai semen yang udah tercemar mucusnya. "Ya ampun, boy..! Koq bisa ancur gini?!" jerit emaknya Echan tertahan. ”Saia juga bingung, mak.. Saia juga barusan ngalamin kejadian aneh. Mak denger ya ............,” Echan pun menceritakan semua kejadian langka yang dia alami sebelumnya.
”Beneran, boy? Bukan khayalan mu aja?” selidik tanya emaknya Echan ragu. ”Demi mucus di yang banjir di dalam hidung saia, saia gak boong, mak. Bener dweehh,” keluh Echan sambil membentuk tanda peace pada tangannya, tanda dia gak boong maksudnya. Karena melihat kesungguhan Echan yang mendalam, mau gak mau emaknya Echan percaya juga. ”yaudah, boy. Anggap aja anugerah dari Tuhan. Mucusmu memang ajaib,” sahut emaknya Echan gak terlalu excited. ”Sekarang, bantuin mak tiupin tungku. Mak mau masak sayur kesukaanmu, jengkol pepes cah pete,” perintah emaknya Echan. ”Asiikk.. Sini, mak..!” sorak Echan semangat empat`lima.
Singkat cerita, dengan bersemangat Echan bantuin emaknya ngaturin api di tungku tradisional harta warisan keramat dari jaman buyut yang notabene cara mengatur besar kecil apinya adalah dengan meniup bambu yang diarahkan ke dalam api di dalam tungku. Sebenernya, Echan paling sebel kalo disuruh beginian, soalnya bau asapnya itu gak nahan, jd bikin dada sesek, kata si Echan. Tapi karena yang dimasak adalah makanan ajeb2nya, dibelain2 dengan semangat ala pejuang gerilya Cut Nyak Dien. ”Pyuuhhh..” dengan sekuat tenaga Echan niup karena api yg masi nyala kecil.. ”Pyuuuuhhhh....” lebih kencang lagi tiupnya karena berasa kesumbat di bawah sana. ”Pyuuhhhhhtttttttt..!!!” karena kelewat kekencengan, taq sengaja setetes mucus Echan menyembur  keluar dari hidung, turun hingga melebur ke dalam api tungku, lalu..... ”DUARRRRR.....!!!!!”  Seketika ledakan terjadi di dapur mungil. Tak pelak, emaknya Echan panik besar, ”Echaaannn... Kamu gak papa, nak?!” Echan jatuh pingsan seketika setelah kejadian itu.
Ledakan di dapur menyebabkan hasil sebagai berikut: tungku keramat tradisional hancur berantakan, noda item bertebaran di sebagian sudut dapur yang berdekatan dengan tungku api, dan Echan yang mendadak jabrig. ”Untung, boy. Kamu gak papa, gak ada luka bakar ato gimana, puji syukur pada Tuhan,” ringis emaknya Echan sambil ngipasin anak kesayangannya yang baru tersadar dari pingsan. ”Mak, saia takut.. Tadi tungkunya meledug gara2 mucus ku masuk ke dalam. Mak, saia rasanya udah gak normal. Gak bisa punya bini selamanya, huhuhu,” Echan mulai menangis ketakutan. ”Masa, boy??? Tadi mak kira gara2 tungkunya dah butut,” sergah emaknya Echan gak percaya. Rasa ketakutan krn ketidak normalannya membuat Echan melanjutkan nangis bombaynya yang semakin keras, andaikan di pantai, ingin rasanya Echan jerit sambil meratapi nasib dirinya yang joroq serta berubah menyeramkan. ”Aaaaaaaaaa....!!!!!!!” teriak Echan hanya bisa berteriak dlm batin.

Bagaimana kah nasib Echan selanjutnya? Apakah dia tetap bisa menjalani kehidupannya dgn normal walo dia berubah jd something different disgusting plus plus? Menurut anda?



Apa-Apanya Donx.. Donx.. Donx..

I'm a bit bored today..
"Hari ini aku bolos kuliah karena jdwl yang bolong banyak di tengah2nya, hari ini gak ada pelajaran PR.. So, males msk deh. Hehehe..
Aku sedikit kesal dgn calonku yang sedikit kekanak-kanakan. Dia ngambek cuma gara2 gak dibeliin pulsa, padahal aku belom mandi dan di luar hujan"

Hahahaha.. Jadi curhat deh, mana ada menceritakan kejelekan saia pula. Hohoho.. Ya begitu deh, saia masi agak bingung ne mau tulis apa di blog.. Kalo cerita kayak hal di atas kayaknya malu2in gitu. I'm not kind of girl that love expossing my feeling out, a bit introvert girl :) hehehe..

Saia binun me mau tulis apa di blog sekarang.. Padahal cita2nya pengen punya blog yang bisa contents something interesting gitu.. Isi apa ya kira2? Hmmm *thinking mode-on*